RSS
selamat datang di Michelle's Notes. Blog sekaligus buku harianku, sedih, senang, suka dan duka aku ungkapkan di Blog ini. Selamat membaca :)

My Dreams Has Been Come True



2011- 2012 kala itu di sekolahku SMA NEGERI 11 SURABAYA mengadakan upacara rutin, ketika upacara hendak selesai ada pengumuman dari kepala sekolah untuk siswa siswi berprestasi dari kelas X, XI, XII. aku terkejut ternyata temanku bisa mendapatkan penghargaan peringkat 1 paralel se kelas X, betapa irinya diriku melihatnya maju kedepan dengan mendapatkan penghargaan dari kepala sekolah dan berfoto bersama, hemm ... hatiku bergumam "kapan yaa aku bisa seperti dia?? bisa foto bersama dengan kepala sekolah dengan membawa piagam penghargaan. ah! gak mungkin Michelle.. kamu itu hanya alumni siswi SMP Swasta yang notabenenya siswi yang biasa biasa saja!". mungkin mustahil bagiku bisa mendapatkan penghargaan itu, tapi aku tidak putus asa, aku akan terus berjuang dan giat belajar agar bisa mendapatkan apa yang aku impi impikan. akhirnya ketika kenaikan kelas XI aku hanya bisa mencapai peringkat ke 4 saja, menurutku itu hal yang lumayan bagus karna aku bisa menyaingi teman teman ku yang kebanyakan berasal dari alumni dari SMP Negeri.

2012 -2013 kini aku berada di kelas XI-IPS dong tentunya, saat itu hari Sabtu ada pembagian raport kelas semester 3 kelas XI IPS 2. Bu Febri wali kelas ku memanggil satu per satu nama wali murid untuk membagikan raport dan menjelaskan perkembangan murid muridnya. lalu tiba waktunya namaku di panggil dan Bu Febri bilang ke mamaku kalau aku peringkat 2 di kelas XI IPS 2. wah aku tidak menyangka aku bisa peringkat 2 di kelas aku sangat bahagia kala itu, namun aku tidak puas di situ saja, aku masih ingin mengejar targetku untuk bisa peringkat 1 paralel se IPS. namun ternyata nilai ku kurang tinggi, aku kalah karna ada temanku yang memiliki nilai di atasku. yasudahlaah memang kapasitas dan kemampuan saya segini aja. namun ketika di semester 4 aku mengalami penurunan karna aku sering sakit sakitan, dan akhirnya aku jatuh di peringkat 4.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pacaran VS Narkoba ?

Setelah saya introspeksi diri dan survey dari berbagai macam status di Facebook (termasuk saya) , selama kurang lebih 2 tahun lamanya, ternyata "pacaran" dapat menyebabkan kecanduan atau efek samping bagi penggunanya, seperti:

1. kalau uda putus sama pasangannya pasti gak sabar pengen dapet pacar lagi (kayak hidup tanpa pacar itu bagai ote ote tanpa lombok)
2.  kalau gak gitu kalau uda putus dapat menyebabkan GALAU, nah efek samping GALAU inilah yang dapat membahayakan bagi tubuh, bisa bisa karna GALAU saja, seseorang dapat bunuh diri??!! :o (untungnya saya gak sampe kayak gitu, cuman hampir aja mau bunuh diri... pake pisau pisauan)

Tidak hanya itu juga "pacaran yang melampaui batas aturan" akan mengakibatkan dampak yang sangat buruk, seperti "kehamilan" :o

Nah ternyata "pacaran" juga hampir sama seperti "kecanduan narkoba", misalnya:

1. saat narkoba itu habis dikonsumsi, pasti kita akan pengen lagi dan lagi. bagaimanapun caranya harus ada itu, sampai sampai rela berkorban jiwa dan raganya (mencuri)
2. kalau harta sudah habis untuk membeli narkoba, dan kita masih kecanduan namun tidak ada uang untuk membeli, apa yg bisa dilakukan?? balik GALAU lagi kan -_-

udah laaahh guys! Kurangi yang kayak gituan uda gak jaman hidup dibuat GALAU GALAUAN, GALAU boleh tapi yang positif dong kayak aku gak bisa MOVE ON tapi seiring dengan aku menyibukkan diri dengan kegiatan yang positif kayak (liatin foto mantan) tp tetep aja gak bisa move on hahahaah just kidding! yaah kayak kumpul kumpul bareng temen temen, sholat 5 waktu dan hindari kenangan bersama mantan, insyaAllah tidak akan GALAU. tetep positif thinking rekk life must go on, so what do you think? still GALAU ? oh come on! :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

JOMBLO atau LDR ??

uda tau kan apa itu LDR? LDR itu Long Distance Relationship ada lagi yang bilang LDR itu Lelah Digampar Rindu. Pasti kalimat yang satu ini uda gak asing lagi di telinga kalian kan. Nah apa sih bedanya jomblo sama LDR ? sama sama sendiri kan? sama sama rindu kan? bedanya tipis sih kalo yang LDR rindu ketemu pacar, nah kalo yang jomblo, rindu punya pacar hehehe bener gak?
menurutku nih masih enak jomblo deh timbang LDR, kalo jomblo masih bisa cari cari referensi yang lain, lah kalo LDR ? kita mesti nunggu, nunggu sms, telepon, kapan ketemu pacar iya kalo itu pasti kalo enggak, ujung ujungnya pasti sakit hati, kalo gak gitu GALAU. untung aja aku gak pernah Galau, paling paling ya update status di facebook, ya gitu statusku agak melow juga sih hehehe capek gitu gitu mulu, belom lagi kita mesti saling percaya satu sama lain, ini nih yang paling sulit saling jaga kepercayaan, kalo rasa percaya itu luntur di salah satunya, wah alamat deh ujung ujungnya juga bakalan putus juga!
dari survey yang telah aku lakukan di beberapa ekor orang nih ya (salah satunya aku) hampir 98% hubungan LDR itu gagal nah 2% nya berhasil itupun kita mesti banyak berkorban, entah itu materi, jasmani dan rohani. nah kalian ada di pilihan mana sekarang milih jomblo atau LDR??

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KAN KU GANTUNGKAN CITAKU SETINGGI AWAN


            

Bila ada bintang jatuh cepatlah memohon permintaan agar doa mu terkabul. Itulah mitos yang dulu aku yakini waktu masih kecil bersama sahabatku dan aku ingat sekali dan takkan pernah kulupakan, aku tidak tahu darimana mitos itu terjadi, namun apa salahnya jika dicoba. Perkenalkan namaku Michelle Noor Azzaro, biasa dipanggil Michelle, pasti kalian mendengar namaku ini aneh ya ada percampuran nama ala barat dan ala timur hehehe kebetulan kakek buyutku asli orang Belanda namanya Van Der Fool, aku lahir di Kota Pahlawan 17 tahun silam, aku anak sulung dari 3 bersaudara dan kebetulan aku anak perempuan sendiri di antara 3 bersaudara ini.
Aku masih ingat kala itu pada tahun 2002 ketika aku berumur 6 tahun, di suatu Kota Jember, Kecamatan Sumber Sari, Perumahan Pondok Bedadung Indah Blok R 16.  Malam itu terasa sangat indah, sepi, dan agak dingin menyelimuti. Aku duduk-duduk di pinggir lapangan olahraga yang terletak di depan rumah bersama sahabat kecilku Rani namanya. Aku melihat di atas langit yang gelap namun bercahaya bintang-bintang kecil nan indah mewarnainya dengan hembusan angin malam sepoi-sepoi, aku melihat ada sebuah pesawat terbang melintasi pemandanganku. Lalu tiba-tiba ada bintang jatuh!
“eh, coba lihat ada bintang jatuh. Cepat mohon permintaan Ran!” ujarku dengan penuh semangat, lalu aku cepat-cepat memohon permintaan
“mana? wah iya” sahutnya dengan penuh semangat juga, lalu ia memejamkan mata dan memohon permintaan
Dalam hati aku memohon keinginan yang tak terlalu muluk bagiku dan mungkin ini sebuah cita-cita yang tidak terlalu di inginkan oleh semua orang, yaitu aku ingin sekali menjadi seorang Pramugari dan merasakan bagaimana rasanya naik pesawat, pasti menyenangkan bila berada di atas langit melihat pemandangan yang indah dari atas, melihat lautan yang luas membentang bumi pertiwi, oohh nikmatnya kapan ya itu semua terjadi? Gumam hati kecilku.
“Rani, apa keinginanmu tadi?” tanyaku ingin tahu
“aku ingin jadi dokter, kamu apa?” sahutnya
“aku ingin jadi Pramugari dan naik pesawat Ran, pasti enak ya naik pesawat. Nanti kalau aku jadi orang kaya kamu aku ajak naik pesawat ya hihihi” ujarku sambil tertawa
“iya iya boleh” sahutnya dengan senyum manis
Di saat aku bergurau dan berbincang-bincang dengan Rani tiba-tiba mama memanggilku
“Michelle pulang sudah malam ini!” teriak mama
“iya ma!” sahutku sangat kencang
Tak terasa sudah pukul 10 malam, saking asyiknya bergurau dengan Rani
“Rani, aku pulang dulu ya sudah malam, mama sudah memanggilku” ujarku
“iya Michelle, aku juga mau pulang, pasti mamaku juga mencari ku” sahutnya
Lalu kami pulang ke rumah masing-masih, jarak antara rumahku dengan rumah Rani hanya berjarak 7 rumah dan kebetulan kami satu perumahan jadi kami sering bertemu dan bermain.
Beberapa bulan kemudian, orang tuaku memutuskan untuk pindah rumah ke Surabaya, tempat dimana aku dilahirkan. Aku sangat sedih sekali mendengarnya, karna aku harus meninggalkan Rani sahabatku.
“Ma, kenapa kok pindah rumah?” tanyaku dengan nada sedih
“karena Papa ada urusan kerja di Surabaya nak, jadi kita harus pindah” ujarnya sambil mengelus kepalaku
“nanti aku gak bisa ketemu Rani lagi dong Ma?” tanyaku lagi
“bisa kok, nanti kalau ada waktu liburan, kita main ke Jember lagi Michelle” ujarnya lembut
Sedih sekali mendengarnya, aku duduk sendiri di teras sambil melihat orang-orang sedang mengangkat perabotan rumah untuk dimasukkan ke dalam mobil dan truk barang. Ini akan menjadi masa-masa yang sulit bagiku karna harus beradaptasi dengan teman-teman baru di sana. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS